Kerangka Konseptual Akuntansi

Kerangka konseptual akuntansi adalah sebagai gambaran umum dari struktur ilmu akuntansi..

Setelah Nonton "Hayya" Lalu Apa?

Film yang merupakan sekuel dari The Power of Love garapan Jastis Arimba.

Menikmati Danau Tolire di Ternate Yang Penuh Misteri

sempatkanlah singgah untuk sekedar beristirahat dan merasakan keindahan alam Danau Tolire yang sangat sejuk dengan udaranya cukup dingin.

Manusia Menurut Al Ghazali

Filsafat Islam dan tasawuf, pada umumnya, memandang manusia terdiri dari dua substansi

Time Value of Money Dalam Konsep Pengakuan Pendapatan

Islam tidak mengenal dan tidak membenarkan konsep nilai waktu uang (time value of money).

Jumat, 30 September 2011

Beyond Accounting & Accountant


Dalam peran akuntansi sebagai fungsi fasilitas pengambilan keputusan (decision making facilitating function) bagi yang berkepentingan (stakeholders) terhadap kinerja keuangan manajemen suatu perusahaan terutama yang dianggap oleh barat lebih khusus ditujukan kepada para investor dan kreditor, bertahun-tahun semakin surut dari kepercayaan masyarakat pengguna laporan keuangan. Di Amerika sendiri, sebagai kiblat perkembangan dan konsepsi akuntansi keuangan tak luput dari ‘krisis akuntansi’ ini. Lebih tepatnya ialah merosotnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ilmu akuntansi yang menghasilkan output berupa laporan kinerja keuangan entitas bisnis terutama dan profesi akuntan itu sendiri. Apa sebab, bahwa sudah terjadi berkali-kali skandal rekayasa akuntansi yang merugikan public (pembaca laporan keuangan) karena menyajikan laporan keuangan yang fiktif pada beberapa pos-pos laporan keuangan. Menurut Albrect, 2003, menyatakan bahwa tingkat korupsi di Amerika per tahun mencapai 6% dari tiap total omzet perusahaan atau mencapai lebih dari US$ 400 billion. Yang sebagian besarnya dilakukan dengan cara rekayasa akuntansi.
Share:

Pemikiran Ekonomi Masa Bani Umayyah


Dari perspektif Sejarah Peradaban Islam, pemerintahan Bani Umayyah disebut sebagai masa keemasan pencapaian kejayaan pemerintahan Islam. Meskipun masa pemerintahannya tidak cukup satu abad (90-91 tahun), tetapi berbagai kemajuan yang dicapai selama pemerintahan ini dapat dikatakan sangat luar biasa termasuk ke dalamnya adalah kesuksesan dalam perluasan wilayah pemerintahan Islam dan jumlah penduduk yang masuk Agama Islam. Sebaliknya, disamping dicap sebagai pemerintahan yang membidani lahirnya pemerintahan monarchie heredetis (kerajaan turun temurun) juga seperti disebut oleh Dr. Muhammad Quthb , bahwa pada masa kekhalifahan Umayyah telah terjadi kemunduran Islam, sehingga pJustify Fullada saat berakhirnya masa pemerintahaan ini muncul anggapan bahwa Islam akan hilang dari permukaan bumi.
Share:

Minggu, 25 September 2011

Dituntun Rindu


Apa sebab yang melatari gemuruh itu hadir mengisi ruang kosong di hati tidak begitu menyadarinya. Muncul begitu saja. Tapi apa yang kemudian terpikirkan ialah pada sekumpulan orang –orang yang satu per satu lewat di perlintasan pikiran. Tentang kebaikan-kebaikan mereka dan memori kebersamaan dalam berjuang mengundang keridhoan Allah SWT hadir pada tiap jenak-jenak pertemuan. Candanya, tangisnya, tidak lain untuk semakin melekatkan hati-hati yang bersih meski terpisah raga.
Share:

Rambu-Rambu Kolektifitas Amal; Sebab Perjalanan Masih Jauh

Pagi ini saya sengaja mengulang-ulang sebuah lirik nasyid (Qathrunada, Apakah Benar Engkau Pejuang?) yang cukup menjadi bagian dalam mengevaluasi diri tentang segala aktivitas ‘keperjuangan’ dalam dakwah. Oleh sebab kekesatan hati seringkali juga timbul darinya bahkan, sebab memang ia juga kumpulan manusia yang bodoh dan lemah, bukan barisan-barisan malaikat yang luput dari kesalahan.

Share:

Mengapa Harus Ekonomi Syariah ? 1


Termenung sejenak dengan judul tersebut. Apa sebab? Dikarenakan judul materi yang diberikan saya kali ini tergolong fundamental dan ia menentukan ‘komitmen’ dalam membenarkan ilmu ekonomi sebagai ilmu pengetahuan dengan pada saat yang sama menjadi konsep baku yang juga punya sistemnya yang menjadi cita-cita umat islam untuk diwujudkan di negeri-negerinya. Materi kajian kali ini yang berkesempatan saya sampaikan pada materi kajian ekonomi syariah di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengingatkan saya pada suasana yang sama seperti dahulu di SMA.
Share:

Rabu, 14 September 2011

Corporate Social Responsibility ; Social Investment Feature


Masih terekam inormasi beberapa tahun lalu, awal 2008, pada pertemuan World Economic Forum (WEF) yang diikuti negara – negara maju maupun berkembang, tercetus satu pernyataan oleh orang terkaya di dunia, William Henry Gates atau lebih dikenal Bill Gates, owner software Microsoft. Begini katanya dalam release Wall Street Journal ; ”Kita harus menemukan sebuah cara agar aspek-aspek kapitalisme yang melayani orang-orang kaya dapat juga "melayani masyarakat miskin.”
Share:

Replikasi Komunitas Madinah Pada Zaman Rasulullah saw di Indonesia ; Efektifkah?


Berangkat dari kegelisahan semua orang. Tentang lingkungan atau komunitas kolektif bangsa ini yang kian hari kian memunculkan nanar luka di hati warga bangsa. Entah apa yang jadi hulu dari ruwetnya problem bangsa ini. Seperti benang kusut, yang tidak tau harus diurai darimana. Tidak hanya menyajikan lakon-lakon “kebiadaban kaum elit”, politik maupun borjuis, yang bisa-bisanya menari di atas rintihan rakyat. Berpentas, bersandiwara, di panggung tempat rakyat secara massif menyepakatinya sebagai panggung kekuasaan untuk “menyambung” lidah rakyat agar keadilan dan kesejahteraan berkenan datang bertamu ke rumah-rumah mereka. Meski sejenak saja.
Share:

Jumat, 09 September 2011

Saat Beramal Jama’I ; Menjadi Sebaik-Baik Prajurit

Ada satu kaidah dalam Ushul Fiqh “ Sesuatu yang tidak sempurna pelaksanaannya kecuali dengannya, maka ia adalah wajib”. Kaidah ini mengajarkan dan memberikan acuan atau patokan bagi pelaksanaan ibadah-ibadah yang dimana fiqh menjadi cara dalam mengatur ibadah tersebut. Menjadi dasar pembenaran atas amal syariat yang kita kerjakan agar ia tetap berada pada jalur yang benar sesuai syariat dan terhindar dari inhiraf (penyimpangan). Seperti dalam syarat sah shalat. Kita menjadi wajib berwudlu sebelum melaksanakan shalat yang dengan demikian menentukan sah shalat secara fiqh. Tidak ada hukum dasar wajibnya berwudlu melainkan karena ia menjadi syarat dari kesempurnaan wajibnya shalat. Maka, wudlu menjadi wajib karenanya. Tapi di luar shalat, tidak ada hukum wajibnya.

Ada satu kaidah dalam Ushul Fiqh “ Sesuatu yang tidak sempurna pelaksanaannya kecuali dengannya, maka ia adalah wajib”. Kaidah ini mengajarkan dan memberikan acuan atau patokan bagi pelaksanaan ibadah-ibadah yang dimana fiqh menjadi cara dalam mengatur ibadah tersebut. Menjadi dasar pembenaran atas amal syariat yang kita kerjakan agar ia tetap berada pada jalur yang benar sesuai syariat dan terhindar dari inhiraf (penyimpangan). Seperti dalam syarat sah shalat. Kita menjadi wajib berwudlu sebelum melaksanakan shalat yang dengan demikian menentukan sah shalat secara fiqh. Tidak ada hukum dasar wajibnya berwudlu melainkan karena ia menjadi syarat dari kesempurnaan wajibnya shalat. Maka, wudlu menjadi wajib karenanya. Tapi di luar shalat, tidak ada hukum wajibnya.

Share:

Translate

Pengikut