Rabu, 21 Desember 2011

Sabar Ini


Sampai kita dihadapkan pada keletihan-keletihan jiwa menahan ragam keinginan yang bermunculan. Sampai kita bertanya-tanya dari mana lagi mengumpulkan bahasa kesabaran ketika jiwa mulai membahasakan apa yang di dalamnya dengan bahasa-bahasa keluhan. Sampai di sanalah sesungguhnya kita bisa menemukan hakikat penghambaan, oleh sebab Allah sajalah yang bisa menunaikan ragam keinginan dan mengobati keluhan-keluhan dengan janji-janji karunia yang akan dilimpahkan kepada orang-orang yang mau secara konsisten memenangkan keimanannya dari adanya kesempatan mengggadaikannya dengan kemaksiatan.

Sabar ini, apakah dalam wilayah kebenaran atau tidak, tidak pernah tau. Tapi sabar ini, berada dalam wilayah keyakinan, bahwa inilah jalan yang diyakini. Jalan menuju kesejatian jiwa yang mau memenuhinya dengan kejernihan iman tanpa sedikitpun mengotorinya. Karena Allah, sangat merindu kembalinya seorang hamba yang tenang jiwanya. Dengan hati yang ridha dan diridhaiNya. Untuk masuk ke dalam syurga bersama golongan-golongan hambaNya

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Translate

Pengikut