Rabu, 11 September 2013

Lebih Respek Dengan Gubernur Jawa Barat

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang kemarin Ramadhan menyibukkan diri dengan Rabbnya dengan melakukan I’tikaf. Membersamai para pemburu lailatur qadhar, mengejar untuk lebih dikenal para ‘penduduk langit’ .

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang mengisi waktu-waktu subuhnya dengan melantunkan ayat suci Al Qur’an dan dzikir.

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang beberapa waktu menghadiri dan berorasi bersama massa aksi solidaritas untuk mesir, lalu mengutuk keras atas pembantaian Muslim di Dunia, khususnya di Mesir. Serta mendoakan para syuhada yang telah dibantai secara kejam oleh militer Mesir.

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang dalam heningnya ia bekerja secara nyata bagi masyarakatnya dan umatnya, namun 71 penghargaan telah diraihnya, ketimbang melakukan liputan-liputan populis tapi minim prestasi.

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang dengan cepat mengeksekusi proyek pembangunan monorail.

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang merupakan seorang umara (pemimpin) dan ulama secara sekaligus. Memberikan pesan-pesan kebaikan dan nasihat pada khutbah-khutbahnya, hingga kemarin menjadi khatib Idul Fitri dan membersamai masyarakatnya menunaikan Shalat Idul Fitri.

Saya lebih respek dengan Gubernur Jawa Barat yang dengan tegas mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi peredaran miras untuk ditindak dan tidak lagi memperpanjang soal bahasan-bahasan haramnya miras, apalagi membolehkannya asal tidak memabukkan.

Semoga respek ini meluas ke seluruh provinsi di tanah air. amiin
Share:

Translate

Pengikut