Kamis, 03 Oktober 2013

Fahri Hamzah : MK adalah The Guardian of The Constitution

Melalui akun twitternya @fahrihamzah, politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ini berkicau menyoal Mahkamah Konstitusi yang baru saja diterpa 'badai' akibat Ketua MK ditangkap oleh KPK semalam, 2 Oktober 2013 dalam dugaan suap. Berikut kicauannya:

Pagi, orang bejo (Mahfud MD ) minum tolak angin...orang sial (akil mochtar) minum apa?

Pagi, orang bejo (Mahfud MD ) minum tolak angin...orang sial (akil mochtar) minum apa?

Mahfud MD bilang ke saya ingin berhenti dari PKB dan Akil Mochtar bilang ke saya ingin berhenti dari Golkar...

Akhirnya mereka berdua masuk MK...dua bintang komisi 3 masuk bersamaan...dua2nya menonjol...

Mahfud MD kontroversial...hakim banyak talkshow dan seminar...akil banyak diam di belakang layar...

Tapi, setelah Mahfud MD berhenti (konon mau nyapres) maka Akil Mochtar mantan politisi Golkar ambil alih..

Kalau menimbang bahwa pak Jimly juga pernah di Golkar maka belum pernah MK dipimpin oleh orang non partai...

Dan selama itu pulalah sejak 15 oktober 2003 (10 tahun) MK membangun reputasinya...di bawah 3 ketua usulan komisi 3..

Jimly Asshiddiqi, Mahfud MD dan Akil Mochtar yg pernah memimpin KPK semuanya usulan DPR RI komisi 3...

MK pernah menjadi model keagungan lembaga peradilan yang cepat, transparan dan sistemnya berjalan baik...

Sampai hari ini MK masih menjadi model karena Indonesia termasuk negara yang cepat membangun constitutional court...

Lelah kita membangun reputasi institusi...tidak gampang membangun sistem...tdk gampang memapankannya..

Dan sekarang apa yang terjadi? AKIL ditangkap...setahu saya inilah peristiwa langka di dunia...

Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi serta Komisi Yudisial adalah 3 pelaksana kekuasaan kehakiman, wakil Tuhan. ..

Mereka tak saja agung...tapi harus diberi keagungan..agar ada lembaga yang kita jaga dan menjaga wibawa hukum..

Di sini saya berhenti. .dengan beberapa jeda. .karena ada 2 mantan hakim tadi pagi saya dengar berbicara...

Komentar pendeknya yg mengerikan.."saya tak bisa tidur, MK sudah hancur dan sekarang kita hanya punya KPK...!"

Jadi hasil dari semua ini sekarang kita hanya punya 1 lembaga..hanya KPK...

Padahal pimpinan KPK yang pernah ditangkap jauh lebih banyak dari jumlah hakim MK yg ditangkap...

Kita hanya perlu mengingatkan siapapun tentang sistem...dan anomali dalam sistem...

Orang2 ada yg tak mengerti kecuali yang tampak...orang2 ini hanya punya mata yg menempel di wajahnya..

Kita harus mampu membaca hal2 yang tidak tampak...karena dunia ini dikendalikan oleh yg tak tampak...

Kita selalu dibuat tercengang oleh kenyataan bahwa kita tak mampu kendalikan keadaan...

Karena itu, membaca persoalan harus selalu dengan gambar besarnya...selain yg rutin yg nampak...hingar bingar...

Kapankah kita sadar? Entahlah...sy hanya khawatir kalau ada pimpinan KPK yg tertangkap...

Karena ada yg meyakini bahwa itu tanda2 kiamat...

Saya berharap MK akan sadar diri...karena MK salah satu lembaga terkuat..MK adalah the guardian of the constitution. .

MK sy kritik karena juga bermain mata dengan media massa...dan mengembangkan kewenangannya sendiri, ultra petita dll...

Selama 3 periode MK berusaha bersanding dengan KPK dan ikut kampanye pemberantasan korupsi...

MK bahkan melakukan persidangan membuka rekaman percakapan yg sdh disusun KPK dalam persidangan norma UU.

MK telah menjaga KPK, pimpinan KPK dan UU KPK...bahkan dengan mengaburkan konstitusi...

Sekarang KPK kembalilah...jadilah penjaga konstitusi tanpa menimbang popularitas...

Ke depan perlu dipikirkan agar MK tak lagi menangani perkara pilkada...fokus saja pada menjaga konstitusi...

Pilkada kabupaten/kota ditangani saja oleh Pengadilan Tinggi di tk propinsi dan pilkada propinsi ditangani MA..

Mungkin MK hanya boleh menangani pilpres agar hanya 5 tahun sekali...itu takkan merusak...

Demikianlah seharusnya sistem dibangun dan dijaga dan MK harusnya fokus ke sana...

Masih terlalu banyak UU yang ada dan diproduksi yg bertentangan dgn UUD45  maka MK fokus ke sana...harusnya..

MK adalah penjaga sistem dan penjaga tata negara. ..sekian..
Share:

Translate

Pengikut